
Lotus Elise menjadi favorit bagi pabrikan-pabrikan kecil pembuat mobil sport sebagai basis mobil karya mereka. Sebut saja Tesla Roadster bertenaga listrik yang sangat terkenal, dan Hennessey Venom GT. Satu lagi pabrikan baru akan mengembangkan sebuah mobil sport listrik. Berasal dari Jerman, perusahan bernama PG memperkenal Elektrus yang juga berbasiskan Lotus Elise.
Otak dari pengembangan mobil ini berasal dari Michael Frolich. Berpusat di Dusseldorf, Frolich mempertahankan bentuk asli Elise dengan menggabungkan beberapa panel bodi baru. Secara visual, perbedaan paling kentara terletak di bumper depan, headlamp, taillight, dan bodi dari serat karbon.
Elektrus dilengkapi dengan solar panel yang ditempatkan di belakang pengemudi. Fungsinya untuk mengkonversi energi dari matahari untuk menambahkan tenaga listrik. Mesin utamanya ditenagai oleh mesin elektrik kecil dengan tenaga bersumber dari baterai lithium-ion.
Berdasarkan informasi yang dibeberkan oleh PG, Elektrus mampu memproduksi tenaga hingga 272 dk dengan torsi 350 Nm. Sama seperti Tesla Roadster, Elektrus juga menggunakan transmisi dengan satu gigi. Berkat mesin bertenaga besar dan bobot ringan, akselerasi 0-100 km/jam mampu ditempuh hanya dalam 3 detik saja. Sementara kecepatan puncak diklaim mencapai 298 km/jam.
Belum ada keterangan resmi kapan PG akan mulai memproduksi Elektrus. Tapi PG memiliki ambisi besar dengan berencana membangun 667 unit Elektrus sebagai sampel dengan harga mulai dari $ 312,4 ribu (Rp 2, 87 miliar).
Penulis : Muhammad Badra
Komentar.