Populasi SUV terus berkembang, tak terkecuali SUV premium. Infiniti turut meramaikan pasar ini dengan FX37, meski pilihan FX50 dengan dapur pacu lebih bertenaga juga tersedia. Tapi FX37 merupakan pilihan ideal untuk pasar Indonesia, baik secara performa mesin maupun kelengkapan fitur yang dimilikinya.
Kap mesin panjang menjadi salah satu ciri dari SUV Infiniti tersebut. Dengan konsep desain dari alam, FX37 terlihat
seperti gelombang air. Apalagi desain gril lebih mengentalkan konsep tersebut, dan terbukti konsep ini membuatnya cukup aerodinamis dengan drag coefficient 0,35.
Headlamp sipit dengan lampu HID di dalamnya menjamin visibilitas di malam hari tetap optimal. Apalagi dengan arah sinar lampu utama yang dapat diperluas sudutnya saat kemudi diputar.
Kesan gagah diperoleh dengan disematkannya pelek alloy berdesain five spoke 20 inci. Di baliknya terdapat kaliper rem Infiniti 4 piston di bagian depan dan 2 piston di belakang untuk menjamin deselerasi optimal di berbagai tingkat kecepatan. Sistem rem tangguh ini dibutuhkan, mengingat bobot FX37 yang mencapai 2 ton lebih.
Untunglah Infiniti menyematkan mesin bertenaga 320 dk sebagai kompensasi atas bobotnya yang besar itu. Sehingga pengemudi antusias pun tetap bisa menyukai performanya.
Tenaga sebesar itu dipadu transmisi otomatis 7-speed membuat FX37 mampu berakselerasi 0-100 km/jam dalam 7,1 detik, atau 0,3 detik lebih lambat dari data klaim. Hasil ini tak lepas dari penggerak empat roda yang dimilikinya.
Transmisi otomatis ini mampu menyalurkan tenaga mesin yang besar dengan lembut saat pedal gas diinjak secara bertahap.
Konsumsi bbm pun masih masuk batas rasional untuk mesin berkapasitas 3.696 cc berkat teknologi VVEL (Variable Valve Event and Lift). Konsumsi bbm dalam kota FX37 adalah 5,2 km/liter dan untuk rute tol 7,8 km/liter.
Kesenangan pengemudi tak terhenti hingga di situ. Posisi duduk ideal sangat mudah diperoleh berkat beragam
pengaturan bangku dan kemudi secara elektrik.
Apalagi kedua bangku depan dilengkapi cooler dan heater sehingga terasa nyaman diduduki di beragam kondisi suhu ruangan.
Besarnya penampang kaca spion membuat blind spot di pilar A semakin luas. Hal ini membuat FX37 kurang cocok untuk kondisi lalu lintas yang padat. Begitu pula dengan putaran lingkar kemudi yang masih cukup berat ketika digunakan saat parkir.
Sebaliknya, bobot putaran kemudi ini sangat sesuai ketika digunakan dalam kecepatan tinggi. Feedback setir pun terasa baik, ditambah dengan akurasi kemudi yang mantap.
Beragam tombol pengaturan disematkan di setir, baik untuk mengatur audio maupun cruise control. Sementara paddleshift hadir di kolom kemudi untuk kemudahan pengoperasian transmisi secara manual.
Bantingan suspensi berada dalam kategori pas untuk memperoleh kenyamanan sekaligus menjaga kestabilan. Kenyamanan semakin terjamin berkat tatanan sistem audio berkualitas yang dilengkapi center speaker. Dan Infiniti pun melengkapi FX37 dengan sunroof sebagai penanda eksklusivitasnya.
Dengan harga jual Rp 1,15 miliar, FX37 menjadi pilihan menarik di segmen SUV premium. Sehingga wajar bila ATPM-nya memasukkan lebih banyak model ini ketimbang jajaran produk lain Infiniti ke Tanah Air. Akankah FX37 menjadi model terlaris?
Kap mesin panjang menjadi salah satu ciri dari SUV Infiniti tersebut. Dengan konsep desain dari alam, FX37 terlihat
seperti gelombang air. Apalagi desain gril lebih mengentalkan konsep tersebut, dan terbukti konsep ini membuatnya cukup aerodinamis dengan drag coefficient 0,35.
Headlamp sipit dengan lampu HID di dalamnya menjamin visibilitas di malam hari tetap optimal. Apalagi dengan arah sinar lampu utama yang dapat diperluas sudutnya saat kemudi diputar.
Kesan gagah diperoleh dengan disematkannya pelek alloy berdesain five spoke 20 inci. Di baliknya terdapat kaliper rem Infiniti 4 piston di bagian depan dan 2 piston di belakang untuk menjamin deselerasi optimal di berbagai tingkat kecepatan. Sistem rem tangguh ini dibutuhkan, mengingat bobot FX37 yang mencapai 2 ton lebih.
Untunglah Infiniti menyematkan mesin bertenaga 320 dk sebagai kompensasi atas bobotnya yang besar itu. Sehingga pengemudi antusias pun tetap bisa menyukai performanya.
Tenaga sebesar itu dipadu transmisi otomatis 7-speed membuat FX37 mampu berakselerasi 0-100 km/jam dalam 7,1 detik, atau 0,3 detik lebih lambat dari data klaim. Hasil ini tak lepas dari penggerak empat roda yang dimilikinya.
Transmisi otomatis ini mampu menyalurkan tenaga mesin yang besar dengan lembut saat pedal gas diinjak secara bertahap.
Konsumsi bbm pun masih masuk batas rasional untuk mesin berkapasitas 3.696 cc berkat teknologi VVEL (Variable Valve Event and Lift). Konsumsi bbm dalam kota FX37 adalah 5,2 km/liter dan untuk rute tol 7,8 km/liter.
Kesenangan pengemudi tak terhenti hingga di situ. Posisi duduk ideal sangat mudah diperoleh berkat beragam
pengaturan bangku dan kemudi secara elektrik.
Apalagi kedua bangku depan dilengkapi cooler dan heater sehingga terasa nyaman diduduki di beragam kondisi suhu ruangan.
Besarnya penampang kaca spion membuat blind spot di pilar A semakin luas. Hal ini membuat FX37 kurang cocok untuk kondisi lalu lintas yang padat. Begitu pula dengan putaran lingkar kemudi yang masih cukup berat ketika digunakan saat parkir.
Sebaliknya, bobot putaran kemudi ini sangat sesuai ketika digunakan dalam kecepatan tinggi. Feedback setir pun terasa baik, ditambah dengan akurasi kemudi yang mantap.
Beragam tombol pengaturan disematkan di setir, baik untuk mengatur audio maupun cruise control. Sementara paddleshift hadir di kolom kemudi untuk kemudahan pengoperasian transmisi secara manual.
Bantingan suspensi berada dalam kategori pas untuk memperoleh kenyamanan sekaligus menjaga kestabilan. Kenyamanan semakin terjamin berkat tatanan sistem audio berkualitas yang dilengkapi center speaker. Dan Infiniti pun melengkapi FX37 dengan sunroof sebagai penanda eksklusivitasnya.
Dengan harga jual Rp 1,15 miliar, FX37 menjadi pilihan menarik di segmen SUV premium. Sehingga wajar bila ATPM-nya memasukkan lebih banyak model ini ketimbang jajaran produk lain Infiniti ke Tanah Air. Akankah FX37 menjadi model terlaris?
| Infiniti FX37 |
|
| Harga on-the-road |
Rp 1,15 miliar |
| Panjang/wheelbase | 4.865/2.855 mm |
| Lebar/tinggi | 2.134/1.680 mm |
| Mesin/kapasitas | V6/3.696 cc |
| Tenaga maksimum | 320 dk/7.000 rpm |
| Torsi maksimum | 360 Nm/5.200 rpm |
| Transmisi | 7-spd auto/awd |
| Kapasitas tangki/bagasi/ban serep | 90/410 liter/space saver |
| Bobot | 2.012 kg |
| 0-100 km/jam |
7,12 detik |
| 0-60 km/jam | 3,43 detik |
| 60-80 km/jam | 1,53 detik* |
| 80-100 km/jam | 2,16 detik* |
| 100-120 km/jam | 2,45 detik* |
| Pengereman (100-0 km/jam) | N/A |
| Konsumsi bbm tol/dalam kota | 7,8/5,2 km/l |
| Airbag/ABS/EBD/BA |
Ada/ada/ada/ada |
| Traction/stability/cruise control | Ada/ada/ada |
| Launch/suspension control | Tidak/tidak |
| Climate control/dualzone/pelek alloy | Ada/ada/ada (20 inci) |
| Headlamp levelling/HID xenon/foglamp | Ada/ada/ada |
| Spion/pelipat spion elektrik | Ada/ada |
| Kamera/sensor parkir/corner sensor | Ada/ada/ada |
| Sunroof/electric tailgate/auto door-lock/smart key | Ada/ada/ada/ada |
| On-board computer/tire pressure monitor | Ada/ada |
| CD/MP3 player/aux-in/USB/Bluetooth | Ada/ada/ada/tidak/tidak |
| Jok elektrik/pemanas jok | Ada/ada |
| Setir multifungsi/adjustable reach/rake | Ada/ada/ada |
| RIVAL |
| Lexus RX 350 Mesin: 3.456 cc V6, 272 dk 0-100 km/jam: 7,8 detik Konsumsi bbm kombinasi: 9,4 km/l (klaim) Harga: Rp 1,155 miliar (+) :Remote Touch, model lebih disukai banyak orang ( -) :Performa, pilihan model terbatas |
| FIRST OPINION Desain Infiniti FX37 yang futuristik, serta segudang fitur yang dimilikinya membuat harganya sesuai dengan yang ditawarkan. Pengendaliannya akurat dengan kemudi berbobot, meski terasa cukup berat saat parkir. Kap mesin panjang membuatnya kurang menyenangkan digunakan di tengah kemacetan, sekalipun telah dilengkapi corner sensor. Namun untuk perjalanan ke luar kota, FX37 patut diperhitungkan berkat performa mesin bertenaga, kenyamanan berkendara, ground clearance tinggi, serta penggerak all-wheel drive. |
SEKILAS PANDANG
|
Penulis : Dhany Easaputra

Komentar.